Minggu, 06 Desember 2015

pengalaman BANTARA angkatan ke-6

 Salam pramuka!!!

Sahabat scout disini saya akan menceritakan pengalaman BANTARA angkatan yang ke-6, dimana bantara itu harus ditempuh bagi penegak yang sudah memenuhi SKU (Syarat-syarat Kecakapan Umum). Bagi yang belum bantara secepatnya yaa karena penempuhan bantara itu seru bisa membuat kenangan dan pengalaman yang ngga kalah seru, dan jangan salah sangka bakal serba salah atau dibuat malu karena itu termasuk perpeloncoan apalagi dipukul sama kakak seniornya, disitu kita diuji kemampuan kita selama PTC (Penerima Tamu ke Calon) kebantara. kita langsung simak sahabat scouuuuutttttt.

Satu hari sebelum kegiatan Angga dan teman-temannya mempersiapkan barang-barang yang akan di bawa besok seperti, Alat mandi, alat makan, alat shalat, ponco, makanan berat (nasi, tempe, tahu, telur) dan yang lainnya.
Mereka semua berkerja sama untuk melengkapi barang bawaan mereka sesuai sangganya, ohh iya sebelumnya kita perkenalan persangga dahulu, sangga pertama ada Angga, Ega, dan Keni sangga kedua yaitu Kevin, Sri, dan Anita.

Pagi itu mereka kumpul jam 06:00 disekolah, setelah semua berkumpul mereka diberi pengarahan oleh pelatih yaitu kak Dandi, selesai diberi pengarahan semua menaiki barang-barang bawa mereka kedalam mobil truk yang akan dinaiki mereka. Sebelum berangkat mereka berdo'a dahulu agar selama perjalanannya dilancarkan.



   Tepat pukul 08:30 perjalanan sampai menuju Bumi Perkemahan Puntang yang berada di Pangalengan desa Cimaung kabupaten Bandung. Sesampainya dilokasi semua menurunkan barang-barang mulai dari tenda, terpal, alat dapur, dan yang lainnya.
Disitulah pengujian ketepatan waktu dimulai dimana persangga itu harus mendirikan tenda yang sudah disediakan tanpa bantuan dari kakak-kakak, 20 menit kemudian barang-barang persangga itu dimasukan kedalam tenda dengan terpisah putra-putra dan putri putri. kak hapidz (pradana putra) memanggil di lapang dengan suara lantang "hitungan dua puluh kalian semua harus baris dilapang 1.. 2.. 3.. 4.. 5.. 6.. 7.. 8.. 9.. sesuai sangganya dan membawa name tag masing-masing". sangga satu dan sangga dua sibuk membawa perlengkapan yang di perintahkan kak hapidz "waduhhh gawatt tinggal beberapa hitungan deui hayoo buruan tong lelet nanti kena ampas" ucap angga dengan cemas. "10.. 11.. 12.. cepeettt dong kalian ini gimana! 13.. 14.. 15.. 16.. 17.. 18.. disuruh baris ajah bingung kaya anak TK!" kak hapidz dengan suara keras. Persangga telah berbaris dan mereka diperintahkan untuk mengumpulkan barang-barang yang sudah diperintah, barang bawa telah terkumpul namun ada beberapa orang yang tidak lengkap membawa bawaannya dan akhirnya mereka diseri (satu seri = 10) sesuai dengan barang bawaannya yang tidak dibawa. selanjutnya mereka berbaris lagi diberi pengarahan untuk mendapatkan benda suci (telur yang dikemasi plastik dan diberi tali rapia untuk diikatkan dipinggang) dimana benda suci sama dengan harga diri, benda suci itu harus dijaga sampai pelantikan bantara itu selesai jika benda suci itu pecah atau hilang mereka membuat peraturan, pecah 5 seri=50 dan ilang 10seri=100. Saat berbaris kembali persangga diberi sekertas kecil yang berisi nama suci, nama itu adalah nama gungung yang ada diIndonesia namun sebelum dibagikan mereka harus menyebutkan nama suci itu jika tidak maka bagi yang melanggar dapat seri lagi.

masih banyak yang belum di post tunggu kedatangan selanjutnya